Yogyakarta-Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Daerah Istimewa Yogyakarta (Karantina Yogyakarta) menerima kunjungan Balai Laboratorium Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (BLPKIL) Kelas A Provinsi Jawa Tengah, dalam rangka peningkatan kompetensi personel yang merupakan poin penting dalam memperkuat jejaring laboratorium pada Kamis (12/6).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mendukung proses penerapan Sistem Jaminan Mutu ISO/IEC 17025:2017, di lingkungan BLPKIL Jawa Tengah sekaligus untuk memperkuat jejaring laboratorium. Melalui surat resmi bernomor 500.5/059/BLPKIL/VI/2025, BLPKIL menyampaikan permohonan pelatihan teknis bagi enam petugas laboratorium yang akan mendalami pengujian penyakit ikan, khususnya Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) dan Edwardsiella ictaluri di Laboratorium Karantina Yogyakarta.

Sinergi antara BLPKIL dan Karantina Yogyakarta ini menjadi salah satu bentuk nyata penguatan jejaring laboratorium antar instansi, khususnya dalam bidang kesehatan dan penyakit ikan. Kepala Plt. BLPKIL, Iman Kadarusman, menyampaikan harapan agar kolaborasi ini terus berlanjut untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat sistem monitoring dan pengendalian penyakit ikan di Indonesia.

drh. Ina Soelistyani selaku Kelapa Karantina Yogyakarta, menyambut baik kegiatan seperti ini. Sinergi antarbalai dan antarprovinsi dalam jejaring laboratorium bukan hanya mempercepat transfer ilmu, tetapi juga menjamin kualitas pengujian dan keselarasan prosedur teknis sesuai standar internasional.

Dengan kerja sama ini, diharapkan mutu hasil uji laboratorium semakin terjaga dan mampu menjawab tantangan pengawasan kesehatan ikan dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan ekspor perikanan, Ujar Ina

#penguatanlaboratorium

#KarantinaIndonesia

#karantinadiyogyakarta

#blpkil_jateng